Ditulis pada tanggal 15 October 2020, oleh admin, pada kategori Akademik, Berita, Kegiatan

Seperti juga tahun 2019, pada tahun ini Program Studi Manajemen Sumber Daya Perairan menyelenggarakan program 3 in 1. Bahkan, pada tahun 2020 ini Prodi MSP menyelenggarakan dua program 3 in 1 yang mengundang Profesor dari Australia dan Malaysia serta dua praktisi di bidang konservasi.

Program 3 in 1 pertama mengundang Profesor Anthony J. Richardson dari Faculty of Science, The University of Queensland, Australia dan praktisi Martheen Welly, Marine Conservation Advisor, Coral Triangle Center (CTC). Profesor Anthony J. Richardson menyampaikan beberapa topik dalam beberapa kuliah tamu, diantaranya adalah efek perubahan iklim pada organisme, upaya konservasi organisme serta perspektif biostatistika dalam melihat perubahan lingkungan dan organisme di dalamnya. Sedangkan Martheen Welly menyampaikan tentang peran coral dan organisme di sekitar serta upaya konservasinya.

Secara detail, Profesor Anthony J. Richardson menyampaikan beberapa topik, yaitu Conservation and climate change: how do we make climate-smart reserves, size spectrum modelling: the impact of climate change on marine ecosystems and fisheries, dan plankton and climate change. Setelahnya Martheen Welly menyampaikan beberapa topik, yaitu The role of Indonesia’s coral reef in world coral triangle, the importance of reef fish in maintaining coral reef resiliency to face climate change, community participation and empowerment in efforts to conserve coastal and marine resources dan management effectiveness of marine protected areas.

Kuliah tamu disambut antusias oleh para peserta baik oleh mahasiswa maupun dosen. Antusiasme tersebut terlihat dari kehadiran ratusan mahasiswa dan secara aktif menyampaikan berbagai pertanyaan terkait topik yang disampaikan. Bahkan, waktu dua jam rasanya kurang untuk memenuhi kebutuhan diskusi yang begitu cair dan interaktif.

Program 3 in 1 pertama ini yang diketuai oleh Dosen muda Ibu Evellin Dewi Lusiana, S.Si, M.Si ini dibuka pada tanggal 6 Oktober 2020 dan berlangsung hingga tanggal 29 Oktober 2020. Selain berbagai kuliah tamu, kegiatan 3 in 1 juga dilengkapi dengan webinar mengenai penulisan jurnal high impact yang sangat penting dalam meningkatkan kualitas jurnal ilmiah.

Program 3 in 1 pertama ini akan disambung dengan program 3 in 1 kedua yang akan dimulai pada tanggal 23 Oktober 2020 dengan mendatangkan Profesor Fahrul Zaman Huyob dari Universiti Teknologi Malaysia (UTM) dan praktisi Rosek Nursahid dari Protecting forest and wildlife (PROFAUNA).